Mar 31 2008
terlambat
mengapa? karena tidak tepat waktu.
Mar 28 2008
saya kurang begitu percaya dengan kebetulan. alam semesta ini disusun oleh milyaran benang kejadian yang tanpa kita tahu telah tersambung satu sama lain. jika hari ini kita mengabaikan sesuatu, bisa jadi benang kejadian untuk kita akan lain dengan jika kita tidak mengabaikannya. kebetulan adalah ketika kita mendapati benang kejadian tidak sesuai dengan harapan, meski sebenarnya rancu juga kita berharap pada satu benang kejadian, karena sejak awal kita tidak tahu bagaimana sebenarnya rangkaian benang kejadian.
ps: still, damn statistic
Mar 27 2008
Mar 26 2008
lagi, tentang kenangan masa lalu. Dahulu terasa menyakitkan, berdebar-debar, mendesak isi kepala mau meledak. Namun sekarang terasa begitu indah untuk dikenang dan diingat-ingat. Mengalami proses membuat kita merasakan semua kejadian di garis depan, namun melihat proses sebagai orang luar membuat kita tahu, bahwa diperlukan proses untuk merubah seseorang menuju tingkat kematangan atau mungkin kebusukan.
Mar 13 2008
menyebalkan memang, mengais ingatan masa lalu tentang keberhasilan yang pernah dicapai karena kita ingin menuju keberhasilan yang sama di masa sekarang. menyebalkan karena kita tidak sempat membuat dokumentasi yang layak tentang bagaimana proses pencapaian keberhasilan itu. sekarang, dengan hanya mengandalkan ingatan yang berkurang? apa yang bisa diharapkan?
Mar 12 2008
Mana yang lebih menyenangkan? Barang baru atau barang lama yang diperbaiki kerusakannya? Saya kira sama-sama senangnya, hanya berbeda sensasinya ![]()
Mar 10 2008
Lain halnya dengan materi yang akan berkurang bila dibagi menjadi beberapa potongan, ilmu akan bertambah dalam hal penguasaan dan pemahaman jika kita bagikan kepada orang lain. Pembagian tersebut (seharusnya) menjadikan kita semakin bersyukur karena kita telah tahu hal-hal yang orang lain masih dalam taraf pencarian.
Mar 06 2008
Pandangan mata itu jelas tak bisa kulupakan. Tenang, teduh dan seolah menyimpan misteri. Misteri apakah yang kau simpan dibalik tatapan penuh harap dan seolah ingin bercerita sekian juta kata? Hingga saat itu datang, tak banyak yang bisa kugali dari dirimu wahai pemilik mata indah. Yang tersisa hingga sekarang adalah tatapan itu belum hilang dari ingatan, meski pemiliknya entah ada dimana
Mar 05 2008
Semakin banyak saja orang yang mengeluh, tidak tenang dengan hidupnya, dihantui ketakutan yang kadang tidak beralasan. Bukankah ketakutan merupakan salah satu produk dari canggihnya akal budi kita, disamping produk lain yang tentunya lebih populer yaitu kebudayaan. Jika kita boleh menerima kebudayaan meski dengan tergagap-gagap, mengapa harus payah dalam menerima ketakutan?
sudahlah, ini hanya pertanyaan tolol
Mar 04 2008
harusnya setiap hari kita dagdigdug, karena kita tak tahu apa yang akan terjadi 1 atau 2 detik kedepan. Namun tidak salah juga jika hati kita membatu dan lupa bagaimana rasanya dagdigdug itu, karena setelah melewati dagdigdug kita setiap hari, kita lupa untuk selalu bersyukur bahwa sesuatu yang buruk urung terjadi hari ini